Tagciri anak bayi tumbuh tidak normal

Ciri – Ciri Bayi Yang Tumbuhnya Tidak Begitu Normal


Pertambahan berat badan adalah istilah yang mengacu pada anak-anak yang mengalami kenaikan berat badan lebih lambat dan lebih lambat daripada anak-anak lain seusia mereka. Kondisi ini dapat merujuk pada bayi yang kurang berkembang. Gangguan pertumbuhan ini dapat disebabkan oleh banyak hal dan dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Simak ulasan berikut untuk mengetahui ciri-ciri, penyebab dan cara mengatasi dan mencegah pertumbuhan terhambat pada si kecil.

Ciri-ciri bayi (pertumbuhan tidak stabil) tidak tumbuh

Ciri-ciri anak yang tidak tumbuh (growth stuttering) dapat dilihat dari kondisi fisik dan mentalnya yang berbeda dengan anak seusianya. Selain itu, dokter dapat melakukan tes skrining Denver Development untuk memastikan adanya penundaan. Jika perlu, berbagai tes pendukung dapat dilakukan, seperti hitung darah lengkap, elektrolit, hormon, urin, dan rontgen.

Penyebab pertumbuhan yang goyah

Sebagai bentuk antisipasi, orang tua perlu mengetahui penyebab yang mendasari terhambatnya pertumbuhan pada anak. Diketahui dalam jurnal Endotext bahwa pertumbuhan yang terhambat biasanya disebabkan oleh mutasi genetik, masalah medis seperti penyakit, faktor lingkungan, atau kombinasi dari ketiganya.

Bagaimana cara mengatasi pertumbuhan yang menurun?

Untuk mengatasi pertumbuhan terhambat, dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Dengan asupan gizi yang cukup dan tepat, menghindari dan mengatasi masalah kesehatan serta meningkatkan hubungan antar anggota keluarga merupakan cara ampuh untuk mencegah anak menjadi subur.
Dalam hal ini harus ada kerjasama antara orang tua dan tenaga kesehatan untuk memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anak.

Pada anak-anak

Selain pertumbuhan terhambat, ada beberapa jenis gangguan tumbuh kembang yang dapat terjadi pada anak dengan penyebab yang berbeda-beda:

  • Sindrom Turner
  • Sindrom Down
  • Akondroplasia
  • Displasia Rangka

Beberapa anak dengan masalah kesehatan seperti hipotiroidisme, anemia, penyakit ginjal atau minum obat tertentu juga dapat menyebabkan cacat perkembangan pada anak.

Melacak pertumbuhan dan perkembangan si kecil adalah tugas yang menyenangkan sekaligus menantang bagi orang tua. Orang tua harus mengetahui standar perkembangan anak sesuai usianya.

Merujuk pada WHO, pemerintah telah menetapkan standar pengukuran pertumbuhan bayi dan anak yang tercantum pada grafik kesehatan (KMS). Dengan bantuan KMS dan tenaga kesehatan profesional, orang tua dapat memantau tumbuh kembang anaknya dari waktu ke waktu.

Jika suatu kondisi menyebabkan kecacatan perkembangan, dokter atau profesional perawatan kesehatan lainnya akan mengembangkan rencana perawatan yang sesuai untuk kondisi anak.